Jumat, 24 Februari 2012

KUASAI TEKNOLOGI,PETANI TINGKATKAN DAYA SAING

Yusri: Kuasai Teknologi, Petani Tingkatkan Daya Saing 
Kamis, 23 Februari 2012 - 21:58:07 WIB
PADANG PARIAMAN, SO--Pada era serba modern seperti sekarang ini masyarakat harus siap bersaing di segala bidang, termasuk dalam bidang pertanian, perikanan dan kehutanan. Tiada pilihan lain, pengetahuan dan teknologi perlu dikuasai guna meningkatkan daya saing dimaksud. 

Kepala Badan Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP3KKP) Kabupaten Padang Pariaman Yusri SHut MM mengemukakan hal itu dalam acara safari penyuluhan di Kecamatan Kampung Dalam. Ia didampingi Kepala Bidang Programa dan Materi Penyuluhan Drs Suhaili serta koordinator, superversi dan petugas penyuluh tingkat kecamatan. 

Safari penyuluhan itu, menurut Yusri yang dihubungi wartawan www.sumbaronline.com di kantornya, Kamis (23/2), dimaksudkan untuk memberikan contoh cara pemangkasan kakao (pohon coklat - red) yang baik dan jarak pemangkasan. 

"Untuk meningkatkan mutu kakao yang berkualitas diharapkan pada penyuluh lapangan agar tidak bosan memberikan contoh pada masyarakat. Di sisi lain masyarakat petani kakao agar melaksanakan ilmu yang diberikan penyuluh dengan mempraktekkan di kebun masing-masing. Kalau petani sudah menggantungkan penghasilan dari panen kakao sebagai pendapatan keluarga, maka demam kakao di Padang Pariaman akan terwujud," ujarnya. 

Pencanangan Kabupaten Padang Pariaman sebagai pusat pengembangan kakao di wilayah barat Sumatera dilakukan Wapres RI HM Jusuf Kalla di Kenagarian Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Rabu 3 Agustus 2006. 

"Kita sudah bangun pabrik pengolahan biji kakao di Kabupaten Padang Pariaman dan sudah beroperasi. Pak Bupati Ali Mukhni bersama Pak Wakil Bupati Damsuar Dt Bandaro Putih juga telah mempopulerkan minum susu kakao produksi Padang Pariaman waktu wirid pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemkab, termasuk waktu kujungan Gubernur Sumatera Barat baru- baru ini," katanya lagi.

Lebih jauh Yusri mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah menunjukkan kepedulianya di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan, antara lain dengan membentuk lembaga teknis daerah yang melayani penyuluhan. Sebab, secara teknis dan emosional, penyuluhlah yang paling tahu apa yang menjadi kebutuhan dan dekat dengan petani dan nelayan di lapangan. 

Jika di tingkat kabupaten ada BP3KKP, di jajarannya ada Balai Penyuluh Kecamatan. Pembentukan lembaga ini bertujuan agar para petani dan nelayan lebih cepat dalam menerima tekhnologi dan mendapat perhatian yang maksimal, urai Yusri. 

BP3KKP Padang Pariaman dengan jumlah 120 orang; 68 PNS 52 tenaga honor lepas, tersebar pada 17 kecamatan, membina sekitar 500 kelompok tani.

Dilaporkan: Zakirman Tanjung 

2 komentar:

  1. PAK ZAST MUATKAN JUGA TULISAN2/KARYA2 YG LAINNYA YA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tomy mksh atas saran nya...insyallah saya akan mencoba menampilkan suluruh tulisan/karya saya...tks atas kunjungan nya wasallam

      Hapus

saran